Kamis, 30 September 2021

Apa Itu Entity Relationship Diagram (ERD) dan Komponennya

Apa itu Entity Relationship Diagram (ERD)?


Diagram hubungan entitas (ERD) menunjukkan hubungan set entitas yang disimpan dalam database. Entitas dalam konteks ini adalah objek, komponen data. Himpunan entitas adalah kumpulan entitas yang serupa. Entitas ini dapat memiliki atribut yang mendefinisikan propertinya.

Dengan mendefinisikan entitas, atributnya, dan menunjukkan hubungan di antara mereka, diagram ER menggambarkan struktur logis database.

Diagram ER digunakan untuk membuat sketsa desain database.

Komponen Penyusun ERD

1. Entitas 
Kumpulan objek yang dapat diidentifikasikan secara unik atau saling berbeda. Biasanya, simbol dari entitas adalah persegi panjang. Selain itu, ada juga “Entitas Lemah” yang dilambangkan dengan gambar persegi panjang kecil di dalam persegi panjang yang lebih besar. Disebut entitas lemah karena harus berhubungan langsung dengan entitas lain sebab dia tidak dapat teridentifikasi secara unik.


2. Atribut
Komponen kedua dari ERD adalah atribut. Setiap entitas pasti mempunyai elemen yang disebut atribut yang berfungsi untuk mendeskripsikan karakteristik dari entitas tersebut. Atribut kunci merupakan hal pembeda atribut dengan entitas. Gambar atribut diwakili oleh simbol elips dan terbagi menjadi beberapa jenis:
  • Atribut kunci (key): atribut yang digunakan untuk menentukan entitas secara unik. Contoh: NPWP, NIM (Nomor Induk Mahasiswa).
  • Atribut simpel: atribut bernilai tunggal yang tidak dapat dipecah lagi (atomic). Contoh: Alamat, tahun terbit buku, nama penerbit.
  • Atribut multinilai (multivalue): atribut yang memiliki sekelompok nilai untuk setiap entitas instan. Contoh: nama beberapa pengarang dari sebuah buku pelajaran.
  • Atribut gabungan (composite): atribut yang terdiri dari beberapa atribut yang lebih kecil dengan arti tertentu. Contoh: nama lengkap yang terbagi menjadi nama depan, tengah, dan belakang.
  • Atribut derivatif: atribut yang dihasilkan dari atribut lain dan tidak wajib ditulis dalam diagram ER. Contoh: usia, kelas, selisih harga.

3. Relasi
Hubungan antara sejumlah entitas yang berasal dari himpunan entitas yang berbeda. Gambar relasi diwakili oleh simbol belah ketupat. Relasi juga terbagi menjadi beberapa jenis:
  • One to one: setiap entitas hanya bisa mempunyai relasi dengan satu entitas lain. Contoh: siswa dengan nomor induk siswa
  • One to many: hubungan antara satu entitas dengan beberapa entitas dan sebaliknya. Contoh: guru dengan murid dan sebaliknya.
  • Many to many: setiap entitas bisa mempunyai relasi dengan entitas lain, dan sebaliknya. Contoh: siswa dan ekstrakurikuler.

4. Garis
Garis yang menghubungkan antar atribut untuk menunjukkan hubungan entitas pada diagram ER.
Share:

Selasa, 21 September 2021

Apa itu Conceptual DB dan Physical Model?


Conceptual DB adalah tahap pertama dalam proses desain database. Tujuan pada tahap ini adalah untuk merancang database yang independen dari perangkat lunak database dan detail fisik. Output dari proses ini adalah model data konseptual yang menggambarkan entitas data utama, atribut, hubungan, dan kendala dari domain masalah yang diberikan.

Dengan kata lain, pastikan bahwa semua data yang dibutuhkan ada dalam model dan semua data dalam model diperlukan. Semua elemen data yang dibutuhkan oleh transaksi database harus didefinisikan dalam model, dan semua elemen data yang didefinisikan dalam model harus digunakan oleh setidaknya satu transaksi database. Desain konseptual memiliki empat langkah, yaitu sebagai berikut.

    1. Analisis dan persyaratan data
    2. Pemodelan dan normalisasi hubungan entitas
    3. Verifikasi model data
    4. Desain database terdistribusi


Physical Model menjelaskan implementasi spesifik basis data dari model data. Menawarkan abstraksi database dan membantu menghasilkan skema. Ini karena kekayaan meta-data yang ditawarkan oleh Physical Model. Physical Model juga membantu dalam memvisualisasikan struktur basis data dengan mereplikasi kunci kolom basis data, batasan, indeks, pemicu, dan fitur RDBMS lainnya.

Karakteristik Physical Model:

- Physical Model menggambarkan kebutuhan data untuk satu proyek atau aplikasi meskipun mungkin terintegrasi dengan model data fisik lainnya berdasarkan ruang lingkup proyek.

- Model data berisi hubungan antara tabel yang membahas kardinalitas dan nullability hubungan.

- Dikembangkan untuk versi tertentu dari DBMS, lokasi, penyimpanan data, atau teknologi yang akan digunakan dalam proyek.

- Kolom harus memiliki tipe data yang tepat, panjang yang ditetapkan, dan nilai default.

Share:

Apa itu Basis Data?



Basis Data atau Database adalah kumpulan terorganisir dari informasi terstruktur, atau data, biasanya disimpan secara elektronik dalam sistem komputer. Sebuah database biasanya dikendalikan oleh sistem manajemen database (DBMS).

Data dalam tipe database paling umum yang beroperasi saat ini biasanya dimodelkan dalam baris dan kolom dalam serangkaian tabel untuk membuat pemrosesan dan kueri data menjadi efisien. Data kemudian dapat dengan mudah diakses, dikelola, dimodifikasi, diperbarui, dikendalikan, dan diatur. Sebagian besar database menggunakan bahasa kueri terstruktur (SQL) untuk menulis dan meminta data.

Share: